Sat. Oct 31st, 2020

Dinas Kebudayaan

Mari Lestarikan Tradisi & Kebudayaan Bali

UPTD MUSEUM BALI : GEJOLAK SANG LEGONG OLEH SANGGAR SENI BUDHI MANIK MAS

Cinta yang didasarkan atas pandangan pertama, cinta yang didasarkan atas satu pandangan seni yang sama. Perpaduan dua insan yang tumbuh dan saling melengkapi, ni pollok sang penari legong dan le mayeur sang pelukis telah menyatu dalam rasa yang melahirkan suatu keindahan. Rasa cinta dan keinginan, bergejolak,melebur menjadi satu dalam diri ni pollok, ketika harus dihadapkan dengan dua pilihan “ impian seorang wanita menjadi ibu atau totalitas dalam seni sebagai seniman”. Rasa itulah yang ingin diungkapkan dari karya tari ini, perasaan seorang wanita,perasaan seorang seniman, perasaan seorang model dan istri seorang pelukis. Cermin dari keteguhan hati seorang seniman dengan tetap tegar dan kokoh berdiri diatas satu keputusan, meninggalkan impian menjadi seorang “ luh sujati” dan mengabdikan diri terhadap seni sampai mati.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate

EnglishIndonesian