Translate

EnglishIndonesian
October 6, 2022

Dinas Kebudayaan

Mari Lestarikan Tradisi & Kebudayaan Bali

Diorama 1

Diorama 1

BALI PADA MASA BERBURU DAN MENGUMPULKAN MAKANAN (PALAEOLITHICUM)

Lokasi                           :    Di sebuah hutan di Pulau Bali

Kronologi                       :    Periode Palaeolitikum, 1.000.000 tahun yang lalu

Deskripsi Diorama        :    Manusia purba Pithecanthropus Erectus sedang berburu babi hutan dengan peralatan kapak genggam dan memetik buah-buahan.

Pulau Bali sekitar satu juta tahun yang lalu, diperkirakan telah dihuni oleh manusia purba yang disebut Homo Erektus (sebelumnya disebut pithecanthropus erectus). Asumsi ini berdasarkan berbagai penemuan alat-alat palaeolitik di Batur, Trunyan, dan desa Sembiran yang mana memiliki kesamaan dengan alat-alat Homo erektus yang ditemukan di Sangiran, Jawa Tengah.

Ciri-ciri penting dari manusia ini adalah penggunaan bahan-bahan khusus untuk alat-alat mereka yang mana terbuat dari batu, tulang-belulang, dan kayu yang mana sangat kasar dan tidak dibuat dengan baik dan hanya sekedar memenuhi fungsinya, seperti Perimbas (Chopper), Kapak, Kapak Penetak (Chopping), Serpih (Flakes), Bilah (Blade), dan Kapak Genggam (hand Axe) yang terbuat dari batuan silica yang bersifat keras dan tajam. Alat lainnya juga ada yang terbuat dari tanduk dan tulang binatang, seperti lancipan dan sudip.

Untuk memenuhi kebutuhan mereka akan makanan, mereka memburu binatang liar, mengumpulkan buah-buahan dan umbi-umbian. Ini membuktikan bahwa mereka nomaden dan berpindah tempat dari satu gua ke gua yang lainnya, dan tempat sesuai dengan sumber air adalah tempat favorit mereka untuk sementara.

 

Diorama 1

Bali in Hunting and Food Gathering Period (PALAEOLITHICUM)

Location          : At a forest in Bali island

Chronology     : Palaeolithicum period, 1,000,000 years ago

Scene              : A few ancient Balinese are seen hunting a boar by using hand axes, while the others are picking up the fruits of a tree.

A million years ago, Bali was supposed to have been inhabited by a kind of ancient man called Homo erectus (formerly called as Pithecanthropus erectus). This assumption is based on the various findings of paleolithic tools in Batur, Trunyan, and Sembiran villages which have similarities with those of Homo erectus’ tools found in Sangiran, Central Java.

The main feature of this kind of man is the usage of specific materials for their tools that made of stone, bones, and wood which were very rough and not well prepared just to fulfill their functions, such aschoppers, chopping flakes, blades and hand axes that made of hard and sharp silicious stones. Their other tools were also made of horns and bones of animals, such as for a spatula and a lance point.

To earn their living, they hunt wild animals, gathered fruits, and various tubers for their food. This indicates that they were nomadic, and wandered from one cave to the other, and place close to water resources were their favorite for temporary settlements.