Translate

EnglishIndonesian
October 6, 2022

Dinas Kebudayaan

Mari Lestarikan Tradisi & Kebudayaan Bali

Pedoman Teknis Download Aplikasi MPRB

Berdasarkan Pasal 18 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya, Upaya Pelestarian Benda Cagar Budaya, Bangunan Cagar Budaya, dan/atau Struktur Cagar Budaya dan Bukan Cagar Budaya dilakukan oleh Museum sebagai lembaga permanen yang tidak mencari keuntungan guna melayani masyarakat dengan tujuan pengkajian, pendidikan, dan kesenangan. Tidak setiap lembaga mempunyai koleksi sebagai Museum. Museum mempunyai persyaratan pada saat didirikan dan keberadaannya dengan sumber daya manusia yang mempunyai kualifikasi tertentu untuk pengelolaan Museum. Setiap Orang dan/atau Masyarakat Hukum Adat dapat berperan serta melakukan pelestarian melalui pelindungan, pengembangan, dan pemanfaatannya. Setiap Orang dan/atau Masyarakat Hukum Adat yang berperan dalam Pelestarian Koleksi memperoleh penghargaan berupa kompensasi. Upaya meninghkatkan program fungsional museum dan berbagai kegiatan administrasi, inventarisai koleksi, kegiatan kuratorial dari pengumpulan, penanaganan, sampai penyajian koleksi dalam pameran, studi koleksi, perawatan/konservasi serta edukatif kultural.museum maupun kegiatan publikasi museum diantaranya : pelayanan pengunjung pameran baik tetap, temporer maupun keliling, Perkembangan teknologi yang semakin maju seperti saat ini membuat generasi muda kurang tertarik untuk mengunjungi museum. Alasannya adalah mereka lebih tertarik pada teknologi digital. Hal tersebut membuat jumlah pengunjung menurun.Oleh karena itu, mulai ada digitalisasi dalam penerapannya. QR Code (quick response code) adalah salah satu teknologi yang dipergunakan di UPTD Monumen Perjuangan rakyat Bali, Perkembangan teknologi turut mempengaruhi cara penyajian informasi koleksi museum. Dengan dukungan teknologi yang berkembang saat ini, memungkinkan untuk menerapkan QR (quick response) Code atau kode respons cepat ke dalam sistem informasi berbasis web dan android/iOS.Apalagi untuk pengenalan detail koleksi museum, peranan sistem informasi ini sangat diperlukan. QR Code merupakan pengembangan atau perubahan bentuk kode batang atau barcode dari satu dimensi menjadi dua dimensi, dengan kemampuan menyimpan data lebih besar dibanding kode batang atau barcode. QR Code dapat menyimpan data dalam bentuk angka, huruf, dan simbol. Sehingga QR Code dapat digunakan untuk menyimpan URL laman suatu situs. Situs tersebut dapat berisi informasi tentang koleksi museum yang dapat digunakan sebagai pendukung sajian informasi koleksi secara audiovisual Tujuannya adalah memudahkan akses informasi bagi pengunjung. Akses tersebut dapat didapatkan dengan menscan pada denah virtual yang ada di loket karcis dan pada setiap diorama dan patung yang ada di UPTD.Monumen Perjuangan Rakyat Bali.

Petunjuk Teknis dari Aplikasi dan QR Code dapat di unduh dan di scan dengan QR Code sbb :