DISBUD PROV. BALI : SASAB MERANA OLEH SANGGAR CANGING MAS TABANAN
Di kisahkan di sebuah kerajaan bernama bali lokhita, dipimpin oleh seorang raja yang sangat adil dan bijaksana bergelar prabu wayahan kostara didampingi oleh permaisuri yang sangat mencintai budaya leluhurnya bernama rad
DISBUD PROV. BALI : KADEN GUYU OLEH SANGGAR TARI DAN TABUH NATYA PRAJA
Fenomena alam berdampak pada seluruh masyarakat bahkan negara. Berbagai permasalahan seakan tak pernah lepas dari kehidupan entah itu akibat alam maupun perbuatan manusia. Pandemi COVID-19 yang sangat mengerikan, kesehat
DISBUD PROV. BALI : ANGRUAT OLEH KOMUNITAS NEXT GENERATION
Alkisah umat manusia merasakan kesedihan dan kegelisahan dikarenakan pandemi COVID-19, dimana virus ini tidak memandang kaum anak- anak, remaja, dewasa dan lansia, semua kena imbasnya. Hal ini menyebabkan manusia menjadi
DISBUD PROV. BALI : RUWATAN OLEH SANGGAR SENI SURYA ART
Pementasan wayang sapuhleger virtual menceritakan tentang Dewa Siwa yang memberi anugrah kepada Bhatara Kala bahwa Bhatara Kala berhak memangsa manusia yang lahir pada wuku wayang. Bhatara Kala segera turun ke dunia dan
DISBUD PROV. BALI : ASTU MPUNGKU OLEH SANGGAR SENI PEDALANGAN SEMBROLI
ASTU= semoga terjadi, jadilah… (nyata-nyata/ sungguh-sungguh) MPU= orang yang terhormat, yang mulia MPUNGKU= Guru/mpu/ nabe ku Mpu nya para dalang yakni Sang Hyang Siwa Guru/ Sang Hyang Siwa Manik Dalang Ketika seorang d
DISBUD PROV. BALI : BALIAN CORONA OLEH TEATER SELEM PUTIH
Ceritanya mengisahkan seorang balian yang kehilangan pasien karena pandemi COVID-19. Oleh karena itu dia mencari pawisik, hasilnya bisa membuat obat corona. Balian yakin obat itu manjur. Suatu kali datang pasien seorang
DISBUD PROV. BALI : INDONESIA SATU NUSA SATU PER SATU OLEH SANGGAR KAYONAN
Awal dari yang paling awal untuk memulai bernama puisi. Ia empunya irama, rima dan bait-bait kata dalam bahasa multi tafsir. Sehingga kelahirannya tidak mudah ditebak. Terkadang nyata, namun sering absurd dan sumir. Pemi
DISBUD PROV. BALI : SEMANGAT BERMUSIK DARI RUMAH OLEH PRAMUSTI BALI
Menyongsong tatanan kehidupan era baru, sosial budaya dan ekonomi global mulai berbenah. Menyikapi pandemi COVID-19, kini semua dituntut harus selalu menjaga kesehatan dan kebersihan demi keselamatan bersama. Hal ini sej
DISBUD PROV. BALI : SEBELUM NORMAL OLEH SANGGAR SENI RUPA MANGURUPA
Terinspirasi dari kondisi new normal, ditengah pandemi yang melanda dunia, terlahir sebuah karya seni rupa “sebelum normal”, yang berfokus pada proses penciptaan dari masing-masing seniman rupa sebagai sebuah performance
DISBUD PROV. BALI : LDR OLEH KOMUNITAS SEKUNI (SENIMAN KLUNGKUNG BERANI)
LDR merupakan singkatan yang sudah tidak asing lagi untuk didengar oleh semua kalangan, LDR erat dikaitkan dengan hubungan, koneksi, kesabaran, kejujuran, dan cinta. LDR memiliki kepanjangan Long Distance Relationship at
DISBUD PROV. BALI : DAS OLEH SANGGAR SENI RAREKUAL
Istilah DAS dalam bahasa Indonesia disebut hampir. Kisah ini menceritakan kehidupan keluarga Pan Bojes yang hampir saja (das) saling bunuh akibat kecurigaan terhadap bibinya Men Sintya karena anaknya jatuh sakit. Percekc
DISBUD PROV. BALI : WAYANG KULIT CEGAH COVID-19 OLEH SANGGAR KANG CING WIE
Sejak jaman dahulu pertunjukan wayang kulit menjadi salah satu media pendidikan informal bagi masyarakat, menyajikan petuah-petuah mengenai nilai-nilai moral, spiritual, dan sosial sehingga masyarakat memperoleh ajaran-a