DISBUD PROV. BALI : PAMERAN SENI RUPA (LUKIS KACA) ËXCLAMATION POINT OLEH KOMUNITAS BATU BELAH
Penomena dimasa pandemi COVID-19, dipenuhi banyak larangan dan seruan untuk menjalankan hidup sehat seperti : cuci tangan, mandi, cuci pakian, pemakaian masker, jaga jarak, makan vitamin dan lain-lainnya. Masyarakat tanp
DISBUD PROV. BALI : AKUKAH KAU, KAUKAH AKU? OLEH KOMUNITAS MAHIMA
Akukah Kau, Kaukah Aku? Sebuah teater puitis dan filosofis tentang siapa diri sebagai aku dan siapa kau, apa perbedaan aku dan kau, relasi aku dan kau, dan analisa hubungan psikologis di antaranya. Situasi pandemi COVID-
DISBUD PROV. BALI : TUAK LOLOH OLEH SANGGAR SENI DWI MEKAR
Tuak loloh Gambaran masyarakat bali tentang Tuak loloh yang erat kaitannya dengan kehidupan bermasyarakat di bali bisa dilihat dari keseharian masyarakat bali ketika datang dari sawah, melaut akan berkumpul bersama rekan
DISBUD PROV. BALI : PAN DEM MIK OLEH SANGGAR SENI GAYATRI
Karya yang digarap merupakan sebuah karya seni sastra yang dituangkan kedalam bentuk Darma Gita Taman Penasar secara virtual. Mengangkat kearifan lokal dengan tembang-tembang khas daerah Jembrana seperti tembang Siwagati
DISBUD PROV. BALI : SEBELUM NORMAL OLEH SANGGAR SENI RUPA MANGURUPA
Terinspirasi dari kondisi new normal, ditengah pandemi yang melanda dunia, terlahir sebuah karya seni rupa “sebelum normal”, yang berfokus pada proses penciptaan dari masing-masing seniman rupa sebagai sebuah performance