WEB UPT

Kamis, 14 Januari 2016


TAMAN BUDAYA PROVINSI BALI (ART CENTRE)

Sejarah Taman Budaya

             Pulau Dewata, Pulau Khayangan, Nusaning Nusa dan sebagainya adalah sebutan lain untuk  pulau Bali dengan keseharian penduduk yang tak pernah berhenti dari beragam kegiatan kebudayaan. Keakraban manusia alam dan budaya Bali yang unik itulah akhirnya mengantarkan Bali dalam pergaulan pariwisata internasional, sehingga Bali merupakan salah satu daerah tujuan wisata, baik wisatawan nusantara maupun mancanegara. Hal ini dapat dilihat dari mengalirnya arus wisatawan yang berkunjung ke Bali. Pulau Bali memang mempunyai daya tarik tersendiri seperti keindahan alamnya dan keunikan budayanya. Lebih menarik lagi dengan adanya berbagai obyek wisata yang tersebar di berbagai tempat, dengan jarak tempuh yang singkat dapat diperoleh berbagai ragam obyek, sehingga tidak menjemukan. Keadaan ini ditunjang pula dengan prasarana perhubungan yang lancar serta sarana akomodasi yang memadai. Sebagai daerah tujuan wisata, Bali senantiasa berbenah diri menjaga agar citranya tetap baik dimata dunia. Apalagi dengan keunikan seni budaya Bali yang merupakan ciri khas pariwisata Bali, tentunya hal ini harus ditingkatkan serta dilestarikan. Dalam upaya melestarikan kekayaan seni budaya, maka pada tahun 1969 dibentuklah Proyek Pengembangan Pusat Kesenian Bali di Denpasar yang merupakan gagasan dari almarhum Prof. Dr. Ida Bagus Mantra yang pada saat itu menjabat sebagai Direktur Jenderal Kebudayaan, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan di Jakarta. Proyek ini diharapkan dapat mengadaptasi unsur positif dari seni budaya luar dan dapat menangkal unsur negatif dari seni budaya luar sehingga seni budaya tidak mandeg serta dapat berkembang sepanjang masa.

SELENGKAPNYA SILAKAN CLIK : http//artcentrebali.baliprov.go.id


MONUMEN PERJUANGAN RAKYAT BALI


Salah satu monumen yang terkenal di ibukota provinsi Bali yaitu Denpasar adalah Monumen Perjuangan Rakyat Bali. Monumen Perjuangan Rakyat Bali mulai dibangun di pusat Kota Denpasar sejak 1988 dan diresmikan pada tahun 2003. Seperti namanya, monumen yang terdapat museum ini menyimpan kenangan tentang kegigihan pejuang Bali sejak jaman kerajaan di Bali hingga merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia khususnya di daerah Bali. Monumen Perjuangan Rakyat Bali tercetus Pada Tahun 1980. Berawal dari ide Dr. Ida Bagus Mantra yang saat itu adalah Gubernur Bali. Ia mencetuskan ide awalnya tentang museum dan monumen untuk perjuangan rakyat Bali. Lalu pada tahun 1981, diadakan sayembara desain monumen, yang dimenangkan oleh Ida Bagus Yadnya, yang adalah seorang mahasiswa jurusan arsitektur Fakultas Teknik Universitas Udayana. Lalu pada tahun 1988 dilakukan peletakan batu pertama dan selama kurang lebih 13 tahun pembangunan monumen selesai. Tahun 2001, bangunan fisik monumen selesai. Setahun kemudian, pengisian diorama dan penataan lingkungan monumen dilakukan. Pada bulan September 2002, SK Gubernur Bali tentang penunjukan Kepala UPTD Monumen dilaksanakan. Dan akhirnya, pada tanggal 1 Agustus 2004, Pelayanan kepada masyarakat dibuka secara umum, setelah sebelumnya pada bulan Juni 2003 peresmian Monumen dilakukan oleh Presiden RI pada saat itu Ibu Megawati Soekarnoputri.

SELENGKAPNYASILAKAN CLIK :http://bajrasandhi.baliprov.go.id/


MUSEUM BALI



MUSEUM BALI

Museum Bali Denpasar, juga disebut dengan nama museum negeri propinsi Bali Denpasar, artinya museum ini dikelola oleh pemprov provinsi Bali. Museum Bali Denpasar, menyimpan banyak sekali pengetahuan yang menyangkut peradaban manusia dari zaman ke zaman, khususnya pada masyarakat Bali.

SELENGKAPNYA CLIK : http://museumbali.baliprov.go.id/