Visi dan Misi Bali Mandara Mahalango

Senin, 01 Juni 2015

VISI, MISI DAN KRITERIA PERAGAAN DAN PEMENTASAN SENI BUDAYA, BALI MANDARA MAHALANGO (2015)  12 Juli s/d 28 Agustus 2015

Visi: 

Festival seni budaya sebagai wadah peragaan dan pementasan karya-karya pengembangan seni klasik/tradisional, kreasi baru, dan kontemporer/experimental menuju Bali sebagai Pulau Kesenian yang agung.

 Misi :

  1. Memperagakan/mementaskan karya-karya seni pertunjukan hasil pengembangan kesenian klasik/tradisonal, kresai baru, dan kontemporer/experimental yang berbasis seni budaya Bali;
  2. Memperagakan/menampilkan karya-karya seni rupa tradisional,  modern, dan kontemporer berbasis seni budaya Bali;
  3. Memperagakan/menampilkan unsur-unsur budaya khas Bali lainnya.

 Materi Acara (BMM 2015) dan Kriteria

1.   Seni kerakyatan dengan kriteria:

  • Kesenian yang muncul, hidup, dan berkembang di kalangan masyarakat luas;
  • Pertunjukannya mengandung unsur-unsur ungkapan spontanitas;
  • Memiliki struktur pertunjukan yang bisa berubah-ubah;
  • Pementasannya membangun rasa kebersamaan, dan atau mengundang keterlibatan serta partisipasi penonton; 
  • Melibatkan antara 20 -30 orang pemain (penari dan penabuh);
  • Dibawakan oleh sekaa atau sanggar yang sudah mendapat pengakuan masyarakat luas;
  • Tampil dengan durasi pentas minimal 75 menit.

 Contohnya: joged bumbung, janger, genjek, dan sebagainya.

     2.   Kesenian klasik/tradisional dengan kriteria :

  • Kesenian yang muncul, hidup, dan berkembang pada zaman klasik Bali (Abad XVI – XIX) termasuk pengembangannya;
  • Memiliki elemen-elemen pertunjukan dan konsep teatrikal yang baku;
  • Memiliki perbendaharaan dan pola-pola gerak, dan struktur pertunjukan yang sudah baku;
  • Melibatkan antara 35 – 50 orang pemain;
  • Dibawakan oleh sekaa atau sanggar yang sudah mendapat pengakuan masyarakat luas;
  • Tampil dengan durasi pentas minimal 75 menit.

Contohnya:gambuh, legong, wayang wong, wayang kulit, arja, topeng, calonarang, prembon, dan drama gong.

 3. Pagelaran Kesenian Kreasi Baru dan Eksperimental dengan kreteria :

  • Karya seni ciptaan baru, dan atau karya seni eksperimental, yang menawarkan konsep-konsep atau gagasan baru.
  • Karya-karya yang masih berakar kepada unsur-unsur seni budaya Bali;
  • Bisa berbentuk garapan tari, musik, drama, teater, atau gabungan dari semuanya;
  • Melibatkan antara 30-35 orang pemain;
  • Dibawakan oleh sanggar atau kelompok seni yang sudah mendapat pengakuan masyarakat luas;
  • Mampu tampil dengan durasi pertunjukan minimal 75 menit. 

4. Kesenian eksperimental kolaborasi dengan kriteria:

  • Karya seni garapan baru oleh dua orang seniman (kreator) atau lebih, baik seniman daerah, luar daerah, maupun luar negeri, yang menawarkan konsep-konsep karya baru yang dihasilkan melalui suatu proses percobaan;
  • Karya-karya yang masih berakar kepada unsur-unsur seni budaya Bali;Bisa berbentuk garapan tari, musik, drama, theater, atau gabungan dari semuanya;
  • Melibatkan antara 25-30 orang pemain;Dibawakan oleh sanggar atau kelompok seni yang sudah mendapat pengakuan masyarakat luas;
  • Mampu tampil dengan durasi pertunjukan minimal 75 menit.

 5. Garapan seni drama dan atau tari kolosal dengan kriteria :

  • Karya seni garapan baru yang berbentuk kolosal yang melibatkan minimal 150 orang pemain;
  • Karya-karya seni inovatif yang masih bersumber kepada seni dan budaya Bali;
  • Bisa berbentuk garapan tari, musik, drama, theater, atau gabungan dari semuanya;
  • Tampil dengan durasi pertunjukan antara 75 -90 menit.
  • Dibawakan oleh kelompok, sanggar, atau lembaga yang sudah mendapat pengakuan masyarakat luas;

 6. Peragaan/Pementasan Busana Teatrikal dengan kriteria:

  • Peragaan busana yang bahan dan desainnya masih terikat dengan unsur-unsur dan nilai-nilai seni serta budaya Bali;
  • Peragaannya digarap bernuansa teatrikal: menampilkan sebuah kisah atau lakon, dengan tokoh-tokoh yang ada di dalamnya, dan menggunakan musik pengiring;
  • Melibatkan antara 100 – 125 orang pelaku (peraga, penari, aktor, dan pemain musik);
  • Tampil dengan durasi peragaan/pementasan minimal 75 menit.
  • Dibawakan oleh desainer, peragawan/peragawati dan aktor yang sudah memiliki reputasi daerah, nasional, atau internasional.(made)