Pembukaan Bali Mandara Nawanatya III Tahun 2018

Senin, 05 Maret 2018

Pembukaan Bali Mandara Nawanatya III Tahun 2018


Gelar Seni Akhir Pekan Bali Mandara Nawanatya III Tahun 2018 secara resmi dibuka oleh Gubernur Bali, Made Mangku Pastika. Sabtu (3/3) malam yang ditandai dengan penyulutan api di Panggung Terbuka Ardha Chandra, Taman Budaya Art Center Denpasar.


Acara pembukaan dimeriahkan dengan pergelaran opera komedi “Dunia Dalam Cerita” yang dibawakan oleh 110  para seniman muda Bali yang bergabung dalam Sanggar Kini Berseri. Opera komedi tersebut mengambil cuplikan cerita tradisional Jayaprana yang berhasil lolos dari rencana pembunuhan yang dipimpin oleh Patih Saung Galing. Jayaprana kemudian tersesat di hutan dan bertemu dengan Lutung Kasarung yang merupakan Dewa yang disihir dalam wujud kera. Saat Jayaprana sedang bersembunyi di hutan dengan Lutung Kasarung itulah, mereka tanpa sengaja bertemu dengan Timun Mas, yaitu seorang gadis yang sedang kabur dari kerajaan raksasa. Mereka juga bertemu dengan seorang wanita tua yang sedang mencari anaknya yang bernama Malin Kundang. Akhirnya mereka berempat memutuskan untuk membentuk kelompok dan berpetualang bersama. Mereka dipertemukan dan akhirnya ikut rombongan Ratu Kang Cing Wie yang hendak menyeberangi Danau Batur untuk mencari suaminya Jayapangus yang hilang.


Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, dalam laporan menyatakan Bali Mandara Nawanatya  III Tahun 2018merupakan sebuah langkah strategis untuk mempercepat pembangunan di Bidang Kebudayaan, mendampingi kegiatan Pesta Kesenian Bali dan Bali Mandara Mahalango yang diharapkan untuk mengaktivasi dan meluaskan peran Taman Budaya sebagai salah satu pusat pendidikan, pemanggungan, dan jejaring kreativitas seniman-seniman yang ada di Bali. Selain Pawai Bali Art Carnaval dan  Pameran Seni Rupa terdapat program kesenian yang berbeda tema tiap bulannya diantaranya : Workshop Seni dan berbagai Lomba yang dilaksanakan setiap Rabu, ruang yang diberikan kepada TK/PAUD setiap Kamis, serta gelar kreativitas seni pelajar siswa dan mahasiswa setiap Jumat dan Sabtu serta setiap Minggu untuk komunitas seni lainnya. Diharapkan dapat dijadikan wadah ekspresi seniman muda inovatif menuju kesejahteraan, kemajuan dan keagungan peradaban Bali.


Gubernur Bali, Made Mangku Pastika mengatakan tujuannya digelarnya Bali Mandara Nawanatya III Tahun 2018 adalah memberikan wadah bagi para seniman untuk menunjukkan kemampuan, inovasi, dan kreativitasnya dalam bidang seni budaya yang diharapkan dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya sehingga menghasilkan karya seni yang adiluhung bagi Bali sebagai wadah untuk berekspresi dan penikmat seni dapat memberikan apresiasi terhadap karya yang disuguhkan seniman.